•   Saturday, 15 Aug, 2020
  • Contact

HARIMAU SEMAKIN DEKAP, BKSDA PASANG PERANGKAP

POLSEK SUKARAJA

polresseluma.com - Pada hari Senin tanggal 27 Juli 2020 sekira pukul 11.00 wib telah dilaksanakan kegiatan pemasangan perangkap dan kamera pengintai ( Trap ) oleh pihak BKSDA di Kebun milik Sdr. KHAIRIL WAZAN di Desa Tanjung Kuaw Kec Lubuk Sandi Kab Seluma. Sebelumnya 11(sebelas) ekor kambing milik Sdr. KHAIRIL WAZAN ditemukan pada Jumat tanggal 24 Juli 2020 pagi hari di temukan dalam keadaan mati, diduga kambing kambing tersebut dimangsa Binatang buas jenis Harimau di kebun kelapa sawit milik Sdr. KHAIRIL WAZAN yang berada di Dusun 1, Desa Tanjung Kuaw Kec Lubuk Sandi Kab Seluma.

 

Selain pihak BKSDA, Kapolsek Sukaraja IPTU SAIFUL AHMADI, SH serta anggota, KPHL dan Kades Tanjung Kuaw serta perangkat turut serta dalam kegiatan memasang kerangkeng ini.

 

Untuk umpan yang digunakan yaitu anak kambing. Selain itu BKSDA juga memasang satu kamera pengintai ( trap ) di kebun dekat tempat kerangkeng dipasang, yang bertujuan untuk mengindentifikasi hewan yang berada di seputaran wilayah tersebut dan diletakkan dengan jarak 100 meter dari kandang kambing milik Wazan, sedangkan kerangkeng dipasang persis di daerah atau jalan yang diduga merupakan lintasan dari Harimau tersebut.

 

Menurut keterangan dari drh. Erni Suryanti selaku dokter hewan BKSDA Provinsi Bengkulu menyampaikan, bahwa hasil dari identifikasinya kemungkinan besar hewan yang memangsa kambing milik warga ini merupakan Harimau. Namun untuk jumlah dan umur harimau masih belum bisa diidentifikasi.

 

Menurut keterangan petugas BKSDA melalui Kanit Polhut BKSDA Bengkulu Zainal Asikin, SH, kemungkinan harimau yang memangsa kambing ini merupakan harimau remaja yang masih belajar berburu atau kemungkinan macan dahan, dalam hal ini petugas juga menyampaikan, apabila harimau dewasa, maka seluruh kambing akan dibunuh.

 

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Sukaraja IPTU SAIFUL AHMADI, SH menyampaikan kepada Kepala Desa Tanjung Kuaw untuk mengimbau kepada masyarakatnya agar masyarakat yang memiliki hewan ternak untuk memelihara di dalam kandang mengingat saat ini sudah ada hewan ternak yang menjadi korban binatang buas jenis Harimau.

 

Penyampaian dari Pihak BKSDA kepada Kepala Desa Tanjung Kiaw agar memberitahu kepada masyarakat untk tidak mendekati kerangkeng karena berbahaya, apabila pintu kerangkeng sudah tertutup masyarakat diminta untuk segera melapor kepada petugas. Kerangkeng dan kamera trap akan berada di tempat tersebut maksimal sampai dengan satu bulan, dan apabila satu bulan tidak ada maka kerangkeng dan kamera tersebut di ambil oleh pihak BKSDA.

Related News

Comment (0)

Comment as: